Manfaatkan Teknologi Digital, Kominfo Imbau UMKM Lokal Go Online

Jakarta, Kominfo – Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat terutama dalam sektor ekonomi di Indonesia, memberikan potensi besar bagi pasar e-commerce sehingga daya saing pun akan semakin meningkat.

Untuk itu, Kementerian Komunikasi dan Informasi mengajak masyarakat para pelaku bisnis termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal untuk beralih ke pasar digital dalam mengembangkan usahanya.

“Untuk Bapak-Ibu semua, inilah saatnya bagi kita siapkan produk-produk unggulan kita, untuk dijual secara online” kata Samuel A. Pangerapan, Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Senin (19/02/2018), saat menghadiri diskusi publik tentang e-Commerce ecosystem outlook 2018, di Jakarta.

Samuel menyebutkan, saat ini, dengan berbisnis secara online, meningkatkan kesempatan untuk mempromosikan dan membuka pasar semakin lebar.

Terlebih, ucap Samuel, pemerintah selalu berkolaborasi dengan para pihak di bidang ekonomi digitaldalam mensejahterakan pelaku UMKM lokal. Hal tersebut, lanjut Samuel, semata-mata dilakukan guna memperkuat UMKM spesifik lokal mampu bersaing di pasarnya masing-masing.

Asisten Deputi Pengembangan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Mira Tayyiba juga menuturkan, e-commerce akan menjadi salah satu pilihan strategis para pelaku bisnis, sehingga daya saing pun akan meningkat.

Untuk itu, ucap Mira, UMKM lokal juga harus memperkuat hulu sebelum masuk ke e-commerce sebagai hilir usahanya. Hal tersebut dikatakan Mira, mengingat dalam sektor e-commerce masih banyak bisnis berbasis asing.

“Kedepannya, tantangan yang dihadapi yakni daya saing lokal dengan asing. Maka UMKM juga harus kita perkuat hulu agar mampu bersaing” kata Mira.

Mira juga menghimbau kepada semua pihak termasuk pemerintah yang mendorong UMKM lokal bermigrasi ke digital, untuk memperkuat hulu UMKM.

Adapun langkah yang dapat dilakukan, ucap Mira, pemerintah daerah harus mengindentifikasi data produk unggulan dan para pelaku UMKM nya. Sehingga kata Mira, pihak-pihak terkait mampu berkolaborasi memanajemen ekosistem e-commerce agar tercipat kondisi yang kondusif.

Sedangkan Ketua Umum Indonesia E-commerce Association (idEA) Aulia E. Marinto juga mengatakan, dalam e-commerce,  selain UMKM dituntut meningkatkan kreativitas dalam mengolah usahanya, kemandirian digital juga diperlukan.

Kemandirian digital yang dimaksud yakni mampu membaca kondisi pasar sehingga dapat mengambil langkah strategi dalam mengelola pemasaran online.

“Itu kunci untuk berkelanjutan, kalau UMKM nya tidak punya kemandirian dalam digital, tidak lama UMKM tersebut akan mengalami kemunduran” kata Aulia.

 

 

BIRO HUMAS
KEMENTERIAN KOMINFO

Ayo bagikan info ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: