Apa Itu Penyakit Hyperthymesia dan Penjelasan Lengkapnya

Apa Itu Penyakit Hyperthymesia dan Penjelasan Lengkapnya

Hyperthymesia adalah kondisi neurologis langka ketika seseorang memiliki kemampuan mengingat pengalaman hidup mereka secara luar biasa detail. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai Highly Superior Autobiographical Memory atau HSAM, yaitu kemampuan otomatis dalam mengingat kembali kejadian masa lalu dengan sangat akurat, bahkan hingga tanggal, suasana, dan perasaan yang menyertainya. Meskipun sering terdengar seperti kemampuan super, hyperthymesia bisa menjadi pedang bermata dua karena setiap kenangan, baik atau buruk, muncul sejelas hari itu terjadi.

Orang dengan hyperthymesia biasanya mampu mengingat hampir setiap hari dalam hidup mereka, terutama mulai dari usia tertentu di masa kanak-kanak. Misalnya, jika mereka diberi tanggal 12 Agustus 2004, mereka mungkin langsung bisa menjelaskan apa yang mereka lakukan hari itu, bagaimana cuacanya, atau siapa yang mereka temui. Kemampuan ini berbeda dengan daya ingat kuat pada umumnya karena sifatnya yang spontan dan tidak memerlukan usaha mengingat, seolah otak mereka memiliki rekaman lengkap yang siap diputar kapan saja.

Menariknya, hyperthymesia tidak membuat seseorang mahir menghafal segala hal. Mereka biasanya hanya unggul pada memori autobiografis atau ingatan tentang pengalaman pribadi, bukan pada hafalan angka, rumus, atau pelajaran sekolah. Kemampuan luar biasa ini justru terletak pada bagaimana otak mereka menyimpan dan mengorganisasi kenangan sehari-hari, bukan pada kecerdasan umum atau kapasitas memori untuk hal lain.

Walaupun sering dikagumi, hyperthymesia juga memiliki sisi yang menantang. Ingatan yang terlalu jelas kadang membuat seseorang sulit melepaskan diri dari masa lalu. Kenangan menyakitkan atau memalukan dapat muncul secara terus menerus dan terasa seolah baru saja terjadi, sehingga memengaruhi kondisi emosional dan kesehatan mental. Bagi sebagian orang, kemampuan mengingat tanpa henti ini bisa terasa membebani.

Dalam dunia medis, hyperthymesia tidak dianggap sebagai penyakit yang berbahaya, melainkan kondisi unik yang terjadi karena struktur dan fungsi tertentu dalam otak bekerja secara berbeda. Studi neurosains menemukan bahwa bagian otak yang mengatur emosi dan memori cenderung lebih aktif atau berkembang pada individu dengan HSAM. Meski demikian, jumlah kasusnya sangat sedikit dan penelitian masih berlangsung untuk memahami bagaimana dan mengapa kondisi ini terjadi.

Pada akhirnya, hyperthymesia adalah gambaran betapa kompleksnya otak manusia. Walau terdengar seperti anugerah, tidak semua orang dengan kondisi ini merasa demikian karena setiap detail masa lalu ikut tersimpan tanpa filter. Mereka hidup dengan memori yang sangat jelas, sementara kebanyakan orang memiliki ingatan yang memudar seiring waktu. Memahami hyperthymesia membantu kita melihat bahwa keunikan otak bukan hanya soal kemampuan, tetapi juga tentang bagaimana manusia beradaptasi dengan apa yang dimilikinya.